JAKARTA – Akademisi MNC University kembali berkontribusi dalam pengembangan sektor pariwisata berbasis digital melalui Webinar Lentera Volume 15, yang diadakan oleh Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (BBPPMD) Jakarta bekerja sama dengan MNC University.

Digitalisasi Pariwisata untuk Desa Berdaya

Kepala BBPPMD Jakarta, Enirawan, dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar desa-desa di Indonesia dapat memanfaatkan teknologi digital untuk mengoptimalkan potensi pariwisata mereka.

Sementara itu, Kepala BPSDM Kemendesa PDT, Agustomi Masik, dalam keynote speech-nya menekankan pentingnya inovasi dalam pengembangan wisata berbasis desa. Menurutnya, banyak desa di Indonesia yang memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi unggulan, yang tidak hanya berdampak positif pada perekonomian tetapi juga memperkuat identitas budaya lokal.

Strategi Komunikasi Digital dalam Pariwisata

Dalam sesi diskusi, dua dosen Program Studi Sains Komunikasi MNC University, Febi Ramadhani Rusdin dan Wida Nofiasari, berbagi wawasan mengenai strategi komunikasi digital dalam meningkatkan daya tarik wisata lokal.

  • Wida Nofiasari menjelaskan bahwa storytelling yang kuat dapat menjadi alat efektif untuk menarik minat wisatawan dan membangun citra destinasi wisata yang lebih menarik.
  • Febi Ramadhani Rusdin menekankan bahwa media sosial bukan hanya platform berbagi informasi, tetapi juga ruang interaksi yang membangun keterikatan emosional antara destinasi wisata dan wisatawan.

“Strategi komunikasi digital yang kreatif dapat meningkatkan daya tarik wisata sekaligus memperkuat komunitas wisatawan. Dengan pengalaman digital yang menarik, wisatawan bisa merasa lebih terhubung dengan destinasi sebelum mereka benar-benar berkunjung,” ujar Febi.

Dukungan Akademisi dalam Digitalisasi Wisata

Partisipasi akademisi MNC University dalam forum ini menegaskan komitmen kampus dalam mendukung industri pariwisata dan ekonomi kreatif melalui riset dan edukasi. Diharapkan, wawasan yang dibagikan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa, akademisi, serta pelaku industri wisata dalam mengembangkan strategi pemasaran digital yang inovatif dan efektif.