Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung menggelar Forum Sedulang (Sesi Diskusi Ilmiah dan Gagasan) di Aula Terpadu, lantai 2. Acara ini bertujuan membangun budaya ilmiah dan akademik di kalangan dosen, tenaga kependidikan, serta civitas akademika.

Ketua Forum Ilmiah Dosen, Janawi, menegaskan bahwa forum ini menjadi wadah bagi dosen dan tenaga kependidikan untuk mempresentasikan hasil penelitian, artikel ilmiah, maupun buku yang telah mereka tulis. Selain itu, forum ini juga membuka ruang diskusi untuk merancang penelitian kolaboratif serta penulisan buku secara bersama.

“Forum Sedulang akan diselenggarakan secara rutin setiap bulan. Kami berharap seluruh civitas akademika dapat terus mengembangkan dan membudayakan kegiatan ilmiah di kampus IAIN SAS Babel,” ujar Janawi.

Rektor IAIN SAS Babel, Irawan, menambahkan bahwa forum diskusi ini juga menjadi ajang silaturahmi antar dosen sekaligus sarana berbagi ilmu pengetahuan. Menurutnya, dosen tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai peneliti dan pengabdi kepada masyarakat. Oleh karena itu, hasil penelitian dan pengabdian harus ditransformasikan serta disosialisasikan agar dapat memperkaya wawasan akademik.

“Kami berharap diskusi ilmiah ini dapat menghasilkan karya yang terindeks Scopus serta buku referensi yang dapat diakses oleh masyarakat luas,” ungkap Irawan.

Pada kesempatan ini, dua narasumber utama turut menyampaikan materi dalam diskusi. Irawan membahas tema “Controversy Over the Existence of the Wali Pitu: Between Religious Tourism Business and Da’wah”, sementara Janawi mengangkat topik “Kontestasi dan Harmoni antar Pemeluk Umat Beragama: Studi Kasus Eksistensi Masjid dan Kelenteng di Mentok”.

Melalui forum ini, IAIN SAS Babel semakin memperkuat komitmennya dalam menumbuhkan budaya akademik yang aktif dan produktif di lingkungan kampus.