Langsung ke konten
BERITADOSEN.PORTAL AKADEMIK
Beranda / Karier & Beasiswa / Artikel

Kemdiktisaintek Bekali 80 Peserta Talent Scouting Doktor di UNESA

Peserta FGD Talent Scouting 2026 mempersiapkan studi doktor di luar negeri
Foto: Humas Kemdiktisaintek

SURABAYA — Direktorat Sumber Daya Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Talent Scouting 2026 di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) pada 26–27 Oktober 2026. Kegiatan ini membantu dosen dan tenaga kependidikan menyiapkan dokumen akademik untuk melanjutkan studi doktor pada perguruan tinggi luar negeri.

FGD menjadi tahap akhir program yang sebelumnya dimulai dengan webinar dan dilanjutkan mentoring. Menurut Kemdiktisaintek, tahap webinar diikuti 299 peserta, kemudian 238 peserta mengikuti sesi pendampingan. Sebanyak 80 peserta terlibat dalam FGD, berasal dari 58 perguruan tinggi yang tersebar di 27 provinsi.

Proposal riset dan motivation letter menjadi fokus

Fokus pendampingan diarahkan pada dua dokumen utama untuk keperluan pendaftaran studi doktor, yaitu proposal riset dan motivation letter. Keduanya perlu menggambarkan tujuan keilmuan calon mahasiswa, relevansi penelitian, serta alasan memilih program dan lingkungan akademik yang sesuai.

Proposal penelitian memerlukan rumusan masalah yang jelas, peta literatur yang relevan, tujuan yang realistis, dan pendekatan metodologis yang dapat dipertanggungjawabkan. Sementara itu, motivation letter harus menunjukkan keterkaitan pengalaman, kebutuhan pengembangan diri, dan rencana kontribusi setelah menyelesaikan studi.

Melalui forum pendampingan, peserta dapat meninjau kembali kekuatan serta kelemahan rancangan dokumen sebelum mengajukannya kepada institusi tujuan. Kegiatan ini juga memberi ruang untuk mendiskusikan kesiapan akademik dan strategi komunikasi dalam proses pencarian program doktor.

Keikutsertaan tenaga kependidikan menunjukkan bahwa pengembangan kapasitas sumber daya manusia pendidikan tinggi tidak hanya menyasar dosen. Kompetensi profesional dan kualifikasi lanjut juga dapat diperlukan untuk memperkuat layanan akademik, pengelolaan perguruan tinggi, dan bidang tugas khusus.

Talent Scouting merupakan pembekalan persiapan studi, bukan pengumuman penerimaan universitas atau beasiswa. Peserta tetap harus memenuhi syarat yang ditetapkan perguruan tinggi tujuan dan penyedia pendanaan; hasil seleksi akan bergantung pada proses masing-masing lembaga.

Studi DoktorBeasiswaPengembangan Dosen

Kampus: Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

Ada koreksi atau informasi tambahan? Hubungi [email protected].