
Sertifikasi dosen (serdos) menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Namun, di wilayah Bekasi, tingkat sertifikasi dosen masih tergolong rendah. Dari total sekitar 1.800 dosen, hanya 30 persen yang telah bersertifikasi, sebagaimana diungkapkan oleh Ketua Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) Majelis Pengurus Daerah (MPD) Bekasi Raya, Wawan Hermawansyah.
“Sertifikasi ini sangat penting karena merupakan bukti pengakuan profesionalisme dosen. Namun, kenyataannya, tidak lebih dari 30 persen dosen di Bekasi yang sudah bersertifikasi,” ungkap Wawan.
Sertifikasi, Kunci Meningkatkan Akreditasi Kampus
Sertifikasi dosen tidak hanya membuktikan kualitas seorang pengajar, tetapi juga berperan besar dalam meningkatkan akreditasi perguruan tinggi. Sertifikat ini menunjukkan bahwa seorang dosen memenuhi kualifikasi akademik, kompetensi, dan pengalaman mengajar tertentu.
“Semakin banyak dosen bersertifikasi, semakin baik pula performa kampus, khususnya dalam proses akreditasi,” tambah Wawan.
Namun, proses sertifikasi sering kali dianggap rumit dan memakan waktu, sehingga banyak dosen merasa kesulitan untuk memenuhinya. Oleh karena itu, perguruan tinggi diharapkan dapat mendukung para dosen dalam menjalani proses ini.
Upaya Perguruan Tinggi Mendukung Sertifikasi
Rektor Universitas Bina Insani Kota Bekasi, Indra Muis, menyatakan bahwa pihaknya terus mendorong para dosen untuk mengikuti program sertifikasi. “Kami memberikan pendampingan dan memastikan dosen memahami setiap tahapannya,” jelasnya.
Indra menambahkan, sertifikasi dosen melibatkan penilaian empat kompetensi utama:
- Kompetensi Pedagogik – Kemampuan merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran.
- Kompetensi Kepribadian – Karakter yang mencerminkan integritas, kedewasaan, dan akhlak mulia.
- Kompetensi Profesional – Penguasaan materi ajar sesuai bidang studi.
- Kompetensi Sosial – Kemampuan berinteraksi secara efektif dengan mahasiswa, rekan sejawat, dan masyarakat.
Di Universitas Bina Insani, dari 58 dosen yang terdaftar, 16 telah bersertifikasi. “Kami terus mendorong yang lainnya untuk memenuhi syarat, termasuk kegiatan Tridharma minimal empat semester berturut-turut dan penyetaraan golongan atau inpassing,” tambah Indra.
Harapan untuk Masa Depan
Indra menekankan pentingnya program sertifikasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Selain itu, ia berharap tunjangan sertifikasi dari pemerintah dapat meningkatkan kesejahteraan dosen, sehingga mendorong mereka untuk lebih berkontribusi pada dunia pendidikan.
“Dengan adanya dukungan pemerintah dan perguruan tinggi, kami optimis tingkat sertifikasi dosen di Bekasi dapat meningkat,” tutupnya.
Tinggalkan Balasan