KUPANG — Anggota DPR RI Viktor Bungtilu Laiskodat mendorong mahasiswa dan dosen Politeknik Negeri Kupang memperkuat kemampuan riset, pemecahan masalah, dan inovasi yang relevan bagi kebutuhan Nusa Tenggara Timur. Pesan itu disampaikan dalam kuliah umum di kampus tersebut pada Senin, 2 November 2026.
Kuliah umum mengangkat tema Otak, Akar dan Algoritma: Menjadi Generasi NTT yang Berdaya Pikir, Berakar Budaya, dan Berani Mencipta di Era AI. Dalam forum itu, Viktor menghubungkan pendidikan vokasi dengan kemampuan menerapkan pengetahuan dan teknologi pada persoalan masyarakat.
Menurut Viktor, inovasi tidak cukup dinilai dari kecanggihan perangkat yang ditampilkan. Kampus perlu memeriksa biaya, manfaat, peluang penerapan, dan kelayakan ekonomi agar suatu teknologi dapat dikembangkan menjadi solusi yang benar-benar dibutuhkan.
Tawaran pendidikan teknologi permesinan
Ia menyoroti potensi kelautan, perikanan, dan produksi garam NTT sebagai area yang memungkinkan pengembangan teknologi tepat guna. Penerapan metode produksi atau pengolahan yang cocok untuk daerah kepulauan dapat menjadi bidang penelitian kampus dan mitra industri.
Dalam pertemuan tersebut, Viktor menyatakan keinginannya membiayai kesempatan belajar teknologi permesinan di Tiongkok bagi sepuluh orang dari lingkungan Politeknik Negeri Kupang, baik dosen maupun mahasiswa. Pernyataan itu merupakan tawaran yang disampaikan saat kuliah umum, bukan pengumuman seleksi beasiswa resmi dengan prosedur dan jadwal yang sudah tersedia.
Viktor juga menekankan pentingnya hubungan kampus dengan pelaku usaha. Kerja sama diharapkan membantu menguji produk, memperhitungkan kelayakan, serta mempersiapkan jalan bagi pengembangan riset menjadi produk yang dapat digunakan masyarakat.
Pesan mengenai penguasaan kecerdasan buatan dalam forum ini menempatkan AI sebagai alat yang perlu dipakai dengan penilaian manusia yang kritis. Laporan acara tidak menyebut telah ada keputusan pemerintah mengenai proyek energi baru atau pembentukan skema riset tertentu, sehingga hal tersebut tidak ditambahkan dalam pemberitaan.