Langsung ke konten
BERITADOSEN.PORTAL AKADEMIK
Beranda / Kebijakan Pendidikan Tinggi / Artikel

Kemenag Siapkan Program 1.000 Doktor Ma’had Aly, Awali Pemetaan 95 Lembaga

Dokumentasi Kemenag Siapkan Program 1.000 Doktor Ma’had Aly, Awali Pemetaan 95 Lembaga
Foto: Dokumentasi Kementerian Agama RI

TANGERANG — Direktorat Jenderal Pesantren Kementerian Agama menyiapkan program pengembangan 1.000 doktor Ma’had Aly untuk periode 2027–2031. Inisiatif tersebut akan dimulai dengan pemetaan kebutuhan dosen dan calon penerima kesempatan pendidikan lanjutan pada 95 lembaga Ma’had Aly di Indonesia.

Direktur Jenderal Pesantren Basnang Said menyampaikan rencana itu dalam Forum Konsultasi Akademik Nasional dan Pemetaan Kebutuhan Kurikulum Ma’had Aly di Tangerang. Kementerian ingin memiliki gambaran kebutuhan tenaga pengajar menurut program keilmuan, jumlah mahasantri, dan kualifikasi dosen.

Ma’had Aly merupakan bentuk pendidikan tinggi pesantren yang mengembangkan kajian keislaman berbasis kitab kuning sesuai kekhasan masing-masing lembaga. Bidang yang memerlukan penguatan dosen dapat berbeda, misalnya fikih, hadis, tafsir, dan sejarah peradaban Islam.

Konteks kegiatan dan tindak lanjut

Hasil pemetaan diharapkan menjadi dasar penjajakan pembiayaan pendidikan lanjutan, termasuk peluang kerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan. Calon penerima juga perlu dipertimbangkan berdasarkan potensi alumni dan kebutuhan lembaga asal agar hasil studi memberi manfaat nyata.

Selain studi lanjut, Basnang menyoroti kebutuhan sarana akademik yang lebih representatif. Kementerian mempertimbangkan model pengembangan fasilitas untuk sejumlah Ma’had Aly, tetapi alokasi anggaran dan penerapannya masih memerlukan kajian lebih lanjut.

Rencana 1.000 doktor belum merupakan pengumuman penerimaan beasiswa dengan jadwal, jumlah kursi, persyaratan, atau skema pembiayaan final. Calon peserta tidak sebaiknya menganggap pendaftaran telah dibuka hanya berdasarkan rencana program yang dipublikasikan Kemenag.

Ma'had AlyStudi DoktoralPendidikan Pesantren

Kampus: Kementerian Agama RI

Ada koreksi atau informasi tambahan? Hubungi [email protected].