Langsung ke konten
BERITADOSEN.PORTAL AKADEMIK
Beranda / Riset & Inovasi / Artikel

UMY Laporkan 24 Teknologi Riset Telah Diadopsi Pengguna pada 2026

Laporan hilirisasi riset UMY mencakup 24 teknologi yang telah diadopsi pengguna
Foto: LLDIKTI Wilayah V / UMY

BANTUL — Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melaporkan bahwa 24 teknologi hasil penelitian telah diadopsi oleh industri, pemerintah, dan masyarakat. Angka tersebut dipaparkan Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Hilirisasi Supriyatiningsih dalam konferensi pers serta peluncuran SDGs Report 2025 pada Rabu, 28 Oktober 2026.

Menurut laporan LLDIKTI Wilayah V, catatan hilirisasi tersebut menjadi bagian dari upaya universitas menghubungkan temuan penelitian dengan kebutuhan pemakai di luar lingkungan akademik. Adopsi oleh pengguna menunjukkan adanya hubungan antara kegiatan riset dan implementasi, meskipun bentuk pemanfaatan setiap teknologi dapat berbeda.

Tiga inovasi memperoleh dukungan hilirisasi

Supriyatiningsih juga mengungkapkan perkembangan 33 usaha rintisan dan adanya pendanaan internal bagi 22 inovasi. Dukungan tersebut dirancang untuk menjembatani tahap penelitian dan pengembangan agar keluaran ilmiah dapat dipertimbangkan oleh mitra pengguna.

Tiga teknologi memperoleh dukungan Hibah Hilirisasi–Program Dorong Teknologi dari Kemdiktisaintek. Inovasinya mencakup Smart Trap berbasis kecerdasan buatan untuk memantau hama, alat bantu jalan untuk penyandang disabilitas netra, serta alat pembersih karang gigi ultrasonik portabel.

UMY menyebut 886 kegiatan penelitian berkolaborasi internasional dengan mitra dari 37 negara. Dalam ranah pengabdian kepada masyarakat, universitas mencatat 735 kegiatan yang melibatkan dosen dan mahasiswa serta jaringan kerja sama dengan mitra di 17 negara.

Pada bidang publikasi, laporan universitas mencatat 4.935 karya terindeks Scopus, termasuk 1.014 publikasi dari tahun 2025, serta 28.626 sitasi. Indikator bibliometrik tersebut dapat membantu mengevaluasi jangkauan karya ilmiah, tetapi perlu dibaca bersama mutu dan kebermanfaatan riset.

Rilis tidak memberikan daftar lengkap 24 teknologi, besaran royalti tiap produk, atau bukti bahwa semuanya telah memperoleh lisensi industri. Karena itu, berita ini mengikuti angka agregat yang disampaikan universitas tanpa mengaitkan seluruh teknologi dengan capaian komersialisasi yang belum dirinci.

Hilirisasi PenelitianInovasi KampusSDGs

Kampus: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Ada koreksi atau informasi tambahan? Hubungi [email protected].