Langsung ke konten
BERITADOSEN.PORTAL AKADEMIK
Beranda / Prestasi Akademik / Artikel

Uhamka Jadi Salah Satu dari Empat Kampus Penerima Apresiasi Pembelajaran Transformatif

Dokumentasi penerimaan apresiasi kemitraan pembelajaran transformatif 2026 oleh Uhamka
Foto: Dokumentasi Humas Uhamka / Suara Muhammadiyah

JAKARTA — Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menerima apresiasi kemitraan di bidang pembelajaran transformatif dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Penetapan penghargaan dilakukan pada 28 Oktober 2026, sebagaimana dilaporkan Suara Muhammadiyah sehari kemudian.

Uhamka termasuk satu dari empat perguruan tinggi penerima apresiasi berdasarkan keputusan Direktorat Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif. Tiga institusi lain yang disebut dalam laporan adalah Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Negeri Makassar, dan Universitas Negeri Jakarta.

Penguatan kurikulum dan kompetensi dosen

Apresiasi tersebut berkaitan dengan kontribusi perguruan tinggi dalam mendorong pembelajaran transformatif melalui kemitraan, pengembangan kurikulum, dan penguatan kapasitas dosen. Kampus juga diharapkan mengintegrasikan kegiatan pendidikan dengan penelitian serta pengabdian yang relevan bagi masyarakat.

Rektor Uhamka Gunawan Suryoputro menempatkan capaian tersebut sebagai dukungan bagi inovasi pengajaran, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, dan penyesuaian kurikulum terhadap perubahan lingkungan pendidikan. Transformasi digital menjadi salah satu konteks penting dalam pengembangan pembelajaran.

Laporan sumber turut menghubungkan apresiasi itu dengan tujuan pembangunan berkelanjutan di bidang pendidikan berkualitas. Kerja sama perguruan tinggi dengan mitra di luar kampus menjadi salah satu cara menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya berlangsung di ruang kuliah.

Pengumuman mencantumkan nomor keputusan 2870/DST/D.D3/DT.00.00/2026 tertanggal 28 Oktober 2026. Informasi tersebut penting untuk membedakan penghargaan resmi dari klaim umum mengenai reputasi atau peringkat perguruan tinggi yang membutuhkan ukuran tersendiri.

Uhamka diberitakan sebagai salah satu dari empat penerima, bukan satu-satunya kampus terbaik nasional. Laporan yang tersedia juga tidak merinci nilai pemeringkatan atau bukti dampak pembelajaran pada mahasiswa, sehingga redaksi membatasi pemberitaan pada penghargaan dan tujuan program yang terkonfirmasi.

Pembelajaran TransformatifKemitraan KampusPendidikan Tinggi

Kampus: Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Ada koreksi atau informasi tambahan? Hubungi [email protected].