BOGOR — Tim dosen Universitas Nusa Mandiri melakukan penjajakan dan evaluasi kebutuhan pengelolaan Google Maps serta Google Business Profile bersama aparatur Desa Cibentang, Ciseeng, Kabupaten Bogor, pada 5 November 2026. Kegiatan pengabdian ini diarahkan untuk membantu visibilitas potensi wisata dan usaha mikro desa.
Sebanyak 19 aparatur desa mengikuti kegiatan bertema peningkatan visibilitas destinasi wisata dan UMKM. Rilis kampus menjelaskan bahwa tahap awal dimanfaatkan untuk mengidentifikasi potensi lokal, mengumpulkan informasi yang perlu dipublikasikan, dan menilai kebutuhan pelatihan berikutnya.
Ketua tim pengabdian, Kursehi Falgenti, menekankan pentingnya pemetaan kebutuhan sebelum menyusun program yang relevan bagi pengelola desa. Informasi lokasi, jam operasional, foto tempat, serta kontak usaha adalah contoh data yang dapat dikelola pada layanan pencarian dan peta digital.
Konteks dan tindak lanjut
Penggunaan layanan Google Maps dan profil bisnis berpotensi membantu calon pengunjung menemukan lokasi kegiatan ekonomi dan destinasi. Namun, pemanfaatannya harus didukung informasi yang benar, diperbarui secara berkala, dan dikelola oleh pihak yang berwenang.
Sumber Nusa Mandiri News hanya memastikan kegiatan penjajakan dan evaluasi, bukan hasil kenaikan wisatawan atau penjualan produk. Draf yang menyatakan verifikasi seluruh titik wisata serta peningkatan kunjungan sudah terbukti tidak digunakan sebagai kesimpulan.
Tindak lanjut kegiatan dapat mencakup penyusunan panduan pengelolaan profil lokasi dan pendampingan administrasi digital bagi aparatur. Keberhasilan promosi masih memerlukan data pengguna, kunjungan, dan kualitas informasi sebelum dapat dievaluasi sebagai dampak program.