SURAKARTA — Dosen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Kussudyarsana, menjadi pemateri Visiting Scholar Program di Shinawatra University, Thailand. Kegiatan tersebut membahas daya saing industri dan inovasi dalam persaingan platform marketplace di kawasan ASEAN.
Dalam paparan bertajuk Industrial Competitiveness and Innovation Management, Kussudyarsana menjelaskan bahwa persaingan platform tidak hanya ditentukan oleh harga. Kepercayaan pengguna, mutu pelayanan, dan kemampuan menghubungkan pelaku usaha dengan pembeli merupakan bagian penting dari strategi bisnis digital.
Lima aspek yang ia soroti meliputi keragaman produk, kecepatan dan keandalan pengiriman, integrasi pembayaran dan pembiayaan, persepsi keamanan, serta kemudahan penggunaan aplikasi. Kelima hal tersebut berhubungan dengan pengalaman pengguna dan peluang mempertahankan pelanggan.
Fokus kegiatan dan tindak lanjut
Menurut Kussudyarsana, platform yang menawarkan pilihan produk beragam tetapi memiliki proses pembayaran tidak aman tetap berpotensi kehilangan kepercayaan konsumen. Keandalan logistik dan kemudahan transaksi juga diperlukan agar pelanggan bersedia kembali menggunakan layanan.
Paparan juga mengulas efek jejaring atau network effects ketika nilai sebuah platform meningkat seiring bertambahnya pengguna dan pelaku usaha. Dalam konteks ASEAN, kondisi tersebut dapat memberi tantangan tambahan kepada marketplace lokal yang menghadapi pemain berskala besar.
Tempat kegiatan yang dicantumkan sumber resmi UMS adalah Shinawatra University, bukan Prince of Songkla University seperti dalam draf ringkasan. Paparan tersebut merupakan kegiatan akademik dan tidak disajikan sebagai laporan eksperimen baru yang sudah menguji efektivitas lima strategi tersebut pada semua marketplace.