SURAKARTA — Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta, Muzakar Isa, bersama pimpinan program studi mengikuti Workshop Penguatan Sistem Penjaminan Mutu Program Studi yang diselenggarakan Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (AFEB PTMA). Kegiatan berlangsung di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada 27–28 Oktober 2026.
Workshop membahas penerapan Outcome-Based Education atau OBE sebagai pendekatan pengembangan kurikulum dan evaluasi pembelajaran. Sistem ini menempatkan kompetensi lulusan sebagai titik awal dalam merancang materi, metode, dan penilaian yang digunakan selama proses pendidikan.
Memetakan capaian pembelajaran dan asesmen
Menurut laporan ANTARA, materi mencakup penyusunan profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan atau CPL, Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), Sub-CPMK, serta hubungan setiap unsur dengan struktur kurikulum dan Rencana Pembelajaran Semester.
Peserta juga mendalami penyusunan asesmen, indikator ketercapaian, rubrik penilaian, dan bukti implementasi. Kegiatan dilengkapi praktik kelompok sehingga pimpinan prodi dapat memetakan hubungan antara perencanaan pembelajaran dengan cara mengukur kemampuan mahasiswa.
Dalam OBE, capaian yang dirumuskan perlu benar-benar dapat diamati melalui tugas, ujian, proyek, atau bentuk penilaian lain yang sesuai. Pengelolaan data hasil asesmen membantu program studi menilai apakah pembelajaran sudah sejalan dengan target kompetensi yang disepakati.
Muzakar Isa menilai keikutsertaan dalam forum AFEB PTMA menjadi langkah memperkuat koordinasi fakultas dan program studi. Dokumentasi mutu yang konsisten dapat digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan penyempurnaan kurikulum dan menyiapkan proses evaluasi eksternal.
Pelaksanaan workshop tidak sama dengan perolehan akreditasi internasional. Informasi yang terkonfirmasi ialah keterlibatan FEB UMS pada pembekalan OBE di UMY; pengakuan akreditasi tetap memerlukan proses penilaian oleh lembaga yang berwenang dan bukti kinerja institusi.