RABAT — Kementerian Agama bersama Leiden University menyelenggarakan program International Short Course on Research Methodologies di Rabat, Maroko, pada 12–23 Oktober 2026. Sebanyak 12 dosen PTKI negeri dan swasta mengikuti program peningkatan kapasitas penelitian.
Kegiatan tersebut juga mencakup International Symposium on Islam in Indonesia and Morocco. Kolaborasi ini melanjutkan penguatan hubungan akademik kedua institusi sejak Februari 2026.
Metodologi penelitian dan jejaring akademik
Program ini melibatkan peserta dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS). Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag, Sahiron, menjelaskan penguatan kemampuan metodologi penelitian sebagai salah satu perhatian kerja sama internasional tersebut.
Penyelenggaraan kursus pendek dan simposium memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendiskusikan pendekatan penelitian humaniora dan studi Islam bersama akademisi dari luar negeri. Penguatan penulisan akademik dan jejaring penelitian menjadi bagian dari manfaat yang diharapkan.
Kedua institusi juga membicarakan peluang pengembangan kerja sama pendidikan lanjutan. Namun, pembahasan peluang gelar ganda maupun bentuk kolaborasi lain tidak dapat dipahami sebagai pengumuman bahwa program baru sudah membuka pendaftaran atau memiliki kuota yang ditetapkan.
Melalui kegiatan tersebut, peserta memperluas jejaring akademik dan mengembangkan pendekatan penelitian lintas negara. Program ini dilaporkan Kementerian Agama pada 20 Oktober 2026.