BANDA ACEH — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Syiah Kuala (USK) bersama USK Press meluncurkan 108 buku karya dosen di Balai Sidang FEB USK, Darussalam, Banda Aceh, Kamis, 15 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-65 USK.
Peluncuran tersebut menyoroti peran buku sebagai sarana mendokumentasikan pemikiran akademik agar dapat dipelajari dan dimanfaatkan oleh mahasiswa, peneliti, dan masyarakat. Kerja sama FEB USK dengan USK Press juga diarahkan untuk memperkuat ekosistem penerbitan di lingkungan kampus.
Mendorong budaya menulis dosen
Dekan FEB USK, A. Sakir, menyampaikan bahwa jumlah buku yang diluncurkan tidak hanya menggambarkan produktivitas akademisi. Menurutnya, penulisan buku merupakan cara dosen membagikan dan menjaga keberlanjutan gagasan serta pengetahuan.
Seratus delapan buku ini bukan sekadar angka. Ini bukti bahwa para dosen kita tidak berhenti pada mengajar dan meneliti, tetapi juga mendokumentasikan pemikirannya agar bisa dimanfaatkan lebih luas. Kami bangga, dan kami ingin tradisi ini terus tumbuh.
Wakil Dekan I FEB USK, Halimatussakdiah, menekankan bahwa buku karya akademisi dapat melengkapi referensi pembelajaran dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Ia berharap kebiasaan menulis semakin melekat dalam aktivitas dosen, selain publikasi penelitian.
Kepala USK Press, M. Ridha Siregar, mengatakan penerbitan yang tertata dapat membantu karya akademik menjangkau pembaca lebih luas. Kerja sama dengan fakultas dipandang sebagai salah satu langkah untuk memperkuat dukungan terhadap karya penulis di perguruan tinggi.
Kontribusi lintas departemen
Dalam kegiatan tersebut, Departemen Ekonomi Pembangunan diwakili Nazamuddin, Departemen Manajemen oleh Mukhlis Yunus, dan Departemen Akuntansi oleh Muhammad Arfan. Perwakilan ketiga departemen memaparkan kontribusi karya dari bidang masing-masing.
Panitia turut memberikan apresiasi untuk dua kategori, yakni penulis dengan jumlah buku terbanyak dan buku dengan sitasi terbanyak. Penghargaan ini menyoroti aspek produktivitas sekaligus pemanfaatan karya akademik.
Melalui peluncuran 108 buku tersebut, FEB USK dan USK Press berupaya memperluas tradisi publikasi pengetahuan yang dapat dirujuk secara berkelanjutan, baik dalam pembelajaran maupun pengembangan keilmuan.