BEIJING — Dua dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Dr. M. Misbahul Mujib dan Moh. Khoerul Anwar, Ph.D., menghadiri konferensi pers internasional di Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Beijing, pada 12 Oktober 2026. Dalam agenda itu, keduanya bertemu dengan juru bicara kementerian, Mao Ning.
Informasi tersebut disampaikan melalui pemberitaan resmi UIN Sunan Kalijaga pada 13 Oktober. Kampus memandang kehadiran para dosennya sebagai kesempatan mempererat hubungan antarmasyarakat dan komunikasi akademik antara Indonesia dan Tiongkok.
Perjumpaan akademisi dalam forum internasional
Laporan universitas menempatkan pertemuan tersebut dalam konteks pertukaran wawasan, komunikasi lintas budaya, dan diplomasi akademik. Pertemuan antara akademisi dan pejabat pemerintah asing dapat membuka ruang dialog, tetapi tidak otomatis berarti kerja sama kelembagaan baru sudah ditandatangani.
UIN Sunan Kalijaga juga melaporkan bahwa Mao Ning membagikan momen pertemuan itu melalui media sosial. Publikasi tersebut menjadi salah satu dokumentasi interaksi antara pihak yang hadir pada forum di Beijing.
Sumber resmi mengidentifikasi kedua akademisi sebagai M. Misbahul Mujib dan Moh. Khoerul Anwar. Laporan tersebut belum mengumumkan program pertukaran dosen, penerimaan beasiswa, atau proyek penelitian baru sebagai hasil langsung pertemuan di Beijing.