PARAPAT — Dosen Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB), Rio Prasetyo Lukodono, mempresentasikan kajian terkait pengurangan risiko kesalahan manusia dalam sistem manufaktur pada The 1st International Conference on Industrial Engineering (ICoIE) 2026.
Konferensi tersebut diselenggarakan di kawasan Parapat, Danau Toba, Sumatera Utara. Topik yang disampaikan berfokus pada pendekatan human reliability assessment, yakni penilaian keandalan manusia dalam menjalankan tugas pada suatu sistem kerja.
Menilai risiko kesalahan manusia
Dalam proses produksi, gangguan tidak selalu berasal dari mesin atau peralatan. Interaksi pekerja dengan prosedur, informasi, dan teknologi juga dapat memengaruhi keandalan operasi. Karena itu, analisis kesalahan manusia menjadi salah satu bidang penting dalam rekayasa industri.
Kajian Rio berkaitan dengan pengembangan metode untuk memahami dan mengurangi potensi human error pada lini perakitan manufaktur. Pendekatan tersebut menimbang aspek ergonomi kognitif serta hubungan pekerja dengan sistem otomasi.
Human reliability assessment digunakan untuk membantu mengidentifikasi tugas atau kondisi yang berpotensi menimbulkan kekeliruan. Informasi ini dapat menjadi bahan pertimbangan saat organisasi merancang prosedur, pelatihan, atau sistem pengendalian risiko.
Kontribusi dalam forum ilmiah
Pemaparan dalam konferensi internasional memberikan ruang bagi peneliti untuk berbagi pendekatan metodologis dan memperoleh tanggapan dari akademisi di bidang teknik industri. Diskusi semacam ini penting untuk menguji relevansi sebuah metode dengan persoalan yang dihadapi industri.
Dokumen sumber tidak menyertakan angka penurunan human error ataupun hasil pengujian penerapan metode pada pabrik tertentu. Oleh karena itu, presentasi ini tidak ditafsirkan sebagai bukti bahwa kesalahan produksi sudah berhasil berkurang.
Kontribusi dosen UB pada ICoIE 2026 menunjukkan keterlibatan perguruan tinggi dalam pengembangan kajian keandalan manusia dan keselamatan kerja di lingkungan manufaktur.