MALANG — Diana, dosen Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB), memperoleh beasiswa DAAD GROW untuk mengembangkan kerja sama riset di Jerman.
Melalui dukungan program tersebut, Diana menjalankan kegiatan penelitian bersama Institute for Technology and Resources Management in the Tropics and Subtropics (ITT), TH Köln. Kolaborasi diarahkan pada kajian ekonomi sirkular yang berkaitan dengan pengelolaan infrastruktur dan persampahan perkotaan.
Mengkaji pendanaan pengelolaan sampah
Fokus risetnya mencakup mekanisme pembiayaan ekonomi sirkular serta pendekatan pengelolaan infrastruktur persampahan yang mempertimbangkan tantangan perubahan iklim. Tema tersebut menghubungkan perencanaan kota dengan kebijakan lingkungan dan model pendanaan.
Ekonomi sirkular berupaya memperpanjang pemanfaatan material dan mengurangi limbah melalui berbagai strategi pengelolaan sumber daya. Dalam konteks perkotaan, penelitian tentang pembiayaan penting untuk menilai bagaimana infrastruktur dan layanan dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Kegiatan riset di TH Köln memberi kesempatan untuk mendalami pendekatan pengelolaan sumber daya serta berdiskusi dengan peneliti yang menekuni bidang terkait. Kolaborasi akademik juga dapat menjadi sarana pertukaran perspektif antara Indonesia dan Jerman.
Membuka peluang kerja sama akademik
Selain kegiatan penelitian, program ini turut membuka peluang penjajakan kerja sama kelembagaan antara Universitas Brawijaya dan TH Köln. Bentuk kerja sama tersebut masih berada pada ranah peluang atau pembahasan, bukan perjanjian yang telah dipastikan selesai.
Informasi dalam dokumen sumber menyebut rencana keluaran publikasi ilmiah. Karena belum tersedia konfirmasi bahwa artikel jurnal telah terbit, keluaran itu diposisikan sebagai target penelitian, bukan hasil yang sudah tercapai.
Perolehan beasiswa DAAD GROW menunjukkan kesempatan dosen Indonesia untuk mengembangkan kapasitas riset melalui jejaring internasional, khususnya pada isu pengelolaan sumber daya dan keberlanjutan kota.