Langsung ke konten
BERITADOSEN.PORTAL AKADEMIK
Beranda / Riset & Inovasi / Artikel

Riset Dewi Wulansari FEB UGM Soroti Peran Pembiayaan dalam Deforestasi

Dewi Wulansari dosen FEB UGM melakukan penelitian tentang keberlanjutan lembaga keuangan dan deforestasi
Foto: Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM

YOGYAKARTA — Dosen Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada, Dewi Wulansari, meneliti hubungan praktik keberlanjutan lembaga keuangan dengan upaya pengurangan deforestasi di Indonesia. Penelitian tersebut merupakan bagian dari disertasi doktoralnya di Cardiff University yang dipertahankan pada Juli 2026.

Melalui penelitian bertema keberlanjutan dan akuntabilitas institusi keuangan, Dewi menyoroti bahwa keputusan penyaluran kredit dan investasi dapat memengaruhi kegiatan ekonomi yang berkaitan dengan tutupan hutan. Karena itu, risiko lingkungan tidak cukup dinilai dari operasi langsung perusahaan kehutanan atau perkebunan.

Mengamati kesenjangan antara laporan dan kegiatan bisnis

Dewi menelaah 296 laporan keberlanjutan lembaga keuangan di Indonesia pada periode 2020–2021. Ia melengkapi analisis dokumen dengan wawancara yang melibatkan regulator, pelaku perbankan, investor, masyarakat sipil, peneliti, serta perwakilan masyarakat adat.

Penelitian tersebut menggunakan Dramaturgical Theory dari Erving Goffman untuk mengamati hubungan antara narasi keberlanjutan yang disampaikan organisasi dan praktik pengambilan keputusan. Pendekatan ini memberikan ruang untuk menilai apakah komitmen lingkungan telah memasuki kegiatan bisnis inti atau lebih menonjol sebagai representasi citra.

Menurut penjelasan yang dipublikasikan FEB UGM, sejumlah aktivitas seperti reboisasi melalui tanggung jawab sosial, pelaporan ESG, dan program sertifikasi masih dapat berjalan terpisah dari pertimbangan utama pembiayaan. Dewi mengusulkan agar kebijakan lingkungan lebih terintegrasi ke proses kredit, investasi, dan pengendalian risiko lembaga keuangan.

Temuan tersebut menjadi masukan bagi pembahasan keuangan berkelanjutan dan penerapan tata kelola lingkungan. Namun, riset kualitatif dan analisis laporan ini tidak membuktikan bahwa suatu kebijakan bank tertentu langsung menurunkan jumlah hektare deforestasi dalam periode pengamatan.

FEB UGM pertama kali memublikasikan profil riset tersebut pada 3 Agustus 2026, sehingga tulisan ini merupakan pengangkatan kembali hasil penelitian yang telah diumumkan, bukan pengumuman studi baru pada 25 Oktober. Dewi berencana mengembangkan hasil disertasi menjadi publikasi ilmiah lanjutan.

PenelitianKeuangan BerkelanjutanLingkungan

Kampus: Universitas Gadjah Mada

Ada koreksi atau informasi tambahan? Hubungi [email protected].