JAKARTA — Fakultas Teknik UPN Veteran Jakarta (UPNVJ) menyelenggarakan International Conference on Engineering Applications for Defense Technology (ICEATech 2026) pada 2–4 November 2026 di Jakarta. Konferensi tersebut menjadi forum pertukaran pengetahuan di bidang rekayasa teknologi untuk kebutuhan pertahanan.
Rilis resmi UPNVJ menjelaskan bahwa konferensi diarahkan untuk memperluas jejaring kerja sama akademisi, peneliti, praktisi industri, dan lembaga riset. Perkembangan kecerdasan buatan, sistem otonom, manufaktur, dan energi terbarukan dinilai membuka pilihan baru untuk pengembangan teknologi pertahanan.
Bidang pertama konferensi ialah Advanced Manufacturing and Materials yang mencakup manufaktur canggih, bahan komposit, nanoteknologi, dan pengembangan material berkekuatan tinggi. Kajian tersebut berhubungan dengan kebutuhan daya tahan, efisiensi, dan kinerja material dalam aplikasi rekayasa.
Fokus kegiatan dan tindak lanjut
Bidang kedua, Automation, Control, and Intelligent Systems, menempatkan sistem kendali, robotika, kendaraan tanpa awak, dan keamanan sistem siber-fisik sebagai bahasan. Forum membicarakan perkembangan riset tersebut secara akademik, bukan mengumumkan sistem persenjataan tertentu siap diproduksi.
Bidang ketiga ialah Energy, Environment, and Sustainable Engineering yang mengulas pemanfaatan energi baru, penyimpanan energi, serta pengelolaan limbah dan rekayasa yang berorientasi keberlanjutan. Dekan FT UPNVJ Teguh Firmansyah menjadi salah satu pengarah kegiatan.
Konferensi dimaksudkan mendukung budaya penelitian dan publikasi ilmiah sekaligus memperluas hubungan institusi dengan mitra dalam dan luar negeri. Rilis penyelenggara tidak merinci semua kesepakatan riset yang sudah ditandatangani, sehingga keberhasilan hilirisasi tetap menjadi peluang tindak lanjut.