SEMARANG — Universitas Gadjah Mada dan Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) Jawa Tengah menggelar pertemuan bersama kontingen UGM yang mengikuti Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39. Pertemuan di Kantor Gubernur Jawa Tengah pada 5 November 2026 menjadi ruang dukungan bagi mahasiswa sebelum pengumuman hasil kompetisi.
Rektor UGM Ova Emilia menyampaikan apresiasi atas peran alumni dalam mendukung perkembangan institusi. Ia juga menyinggung capaian UGM yang berada di posisi ke-53 Asia dan peringkat pertama Indonesia menurut QS World University Rankings: Asia 2027, sebagaimana disampaikan dalam forum.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan bahwa penyelesaian persoalan pembangunan memerlukan kerja sama pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat. Ia membuka peluang mahasiswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian seperti KKN Tematik yang berangkat dari kebutuhan daerah.
Konteks dan tindak lanjut
Ketua Pengda Kagama Jawa Tengah Haerudin menekankan pentingnya kontribusi alumni kepada masyarakat. Para mahasiswa PIMNAS diingatkan agar keberanian mengembangkan penelitian juga diikuti kemauan untuk memecahkan persoalan konkret yang dirasakan masyarakat.
Pertemuan yang dilaporkan UGM berfokus pada dukungan kontingen PIMNAS dan ajakan kolaborasi pengabdian. Berbeda dengan draf Google Docs, rilis tidak mengumumkan penandatanganan rencana aksi penelitian, daftar teknologi tepat guna tertentu, maupun jaminan pendanaan program di seluruh Jawa Tengah.
Kegiatan ini menjadi kesempatan memperkuat relasi alumni, mahasiswa, dan pemerintah daerah. Pembentukan program pengabdian berikutnya masih memerlukan pembahasan bentuk kegiatan, alokasi sumber daya, penetapan mitra, dan evaluasi hasil agar manfaatnya dapat diukur.