Langsung ke konten
BERITADOSEN.PORTAL AKADEMIK
Beranda / Pengabdian Masyarakat / Artikel

Dosen Perikanan UGM Bahas Kepemimpinan Perempuan di KKP

Dosen Perikanan UGM menyampaikan materi program pemberdayaan perempuan di KKP
Foto: Departemen Perikanan UGM

JAKARTA — Dosen Departemen Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, Endah Prihatiningtyastuti, menjadi narasumber kegiatan Knowledge Sharing 'Women Empowerment Program: GROW, BALANCE, LEAD' yang diselenggarakan Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada 6 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut diikuti 150 orang secara luring, mencakup 130 peserta, empat narasumber, dua moderator, empat undangan, dan sepuluh petugas acara. Partisipasi daring juga dibuka bagi anggota DWP di lingkungan KKP dan masyarakat yang berminat. Jumlah 150 merujuk keseluruhan kehadiran luring, bukan semata-mata peserta pelatihan.

Dari potensi diri hingga peran ekonomi masyarakat pesisir

Endah membawakan materi 'Beyond Roles: Perempuan, Potensi, Pilihan, dan Dampak'. Ia mengajak peserta mengidentifikasi kekuatan diri, memahami tuntutan berbagai peran, dan mengembangkan kemampuan mengambil keputusan dalam kehidupan keluarga, pekerjaan, serta aktivitas sosial.

Pada bagian GROW, peserta diajak menelaah potensi dan kendala yang dapat menghambat perkembangan, termasuk ekspektasi sosial. Bagian BALANCE membahas upaya menyelaraskan peran produktif, reproduktif, dan sosial tanpa mengabaikan kebutuhan fisik maupun emosional.

Sementara itu, bagian LEAD menekankan bahwa kepemimpinan tidak selalu bergantung pada jabatan formal. Kemampuan mengelola diri, berkomunikasi secara inklusif, serta membantu orang lain bertumbuh juga merupakan bentuk kepemimpinan dalam lingkungan organisasi dan komunitas.

Forum tersebut menghadirkan pengalaman Sri Fany Mony, penggerak kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan di Maluku Tenggara, serta Novatheodora J.M. Essuruw dari Kaimana. Keduanya berbagi pengalaman mengembangkan produk olahan hasil laut agar memiliki nilai tambah bagi usaha masyarakat setempat.

Perpaduan materi akademik dan pengalaman kelompok usaha memperlihatkan hubungan pemberdayaan perempuan dengan penguatan ekonomi lokal. Akan tetapi, kegiatan berbagi pengetahuan ini tidak disertai pengukuran hasil jangka panjang, sehingga dampaknya terhadap pendapatan atau kepemimpinan peserta belum dapat dinyatakan secara kuantitatif.

PengabdianPemberdayaan PerempuanPerikanan

Kampus: Universitas Gadjah Mada

Ada koreksi atau informasi tambahan? Hubungi [email protected].