METRO — Dua dosen Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) mendampingi guru SMP Cahaya Bangsa melalui pelatihan pemanfaatan limbah kulit pisang dan penulisan karya ilmiah. Kegiatan dilaksanakan dalam dua kesempatan terpisah pada September dan Oktober 2026, bukan satu lokakarya yang berlangsung pada 18 Oktober.
Pada 22 September, Prof. Dr. Agus Sutanto, M.Si., memperkenalkan cara mengolah limbah kulit pisang menjadi kertas atau banana paper. Materi ini dikaitkan dengan proyek pembelajaran bertema gaya hidup berkelanjutan yang dapat dikembangkan di lingkungan sekolah.
Melatih guru mengembangkan karya tulis ilmiah
Pelatihan berikutnya berlangsung pada 10 Oktober dengan narasumber Kartika Sari, S.Si., M.Bt.S., Ph.D., dari Pendidikan Biologi UM Metro. Ia membahas penulisan karya ilmiah menggunakan kerangka IMRaD, yakni pendahuluan, metode, hasil, dan pembahasan.
Guru diperkenalkan pada cara merumuskan pertanyaan penelitian, menyusun metode yang sesuai, mengolah temuan berdasarkan data, serta menuliskan hasil tanpa mengabaikan rujukan. Kedua sesi ditujukan untuk memperkuat kemampuan guru dalam mendampingi proyek belajar dan penelitian sederhana siswa.
Melalui rangkaian tersebut, UM Metro dan sekolah menghubungkan persoalan lingkungan sehari-hari dengan pembelajaran berbasis bukti. Laporan universitas menjelaskan tujuan dan isi pelatihan, tetapi tidak menyertakan pengukuran kuantitatif perubahan kemampuan peserta.