PACITAN — Dosen Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dedy Dwi Putra, M.Hum., memberikan pembekalan literasi informasi kepada 100 guru, pustakawan, dan pegiat literasi di Kabupaten Pacitan pada 19–20 Oktober 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan ini membahas kemampuan menemukan, mengevaluasi, menganalisis, dan memanfaatkan informasi secara kritis. Pembekalan juga menekankan pentingnya mengenali sumber tepercaya di tengah banyaknya informasi digital.
Menilai sumber informasi, bukan sekadar menemukan tautan
Dedy Dwi Putra mengisi kegiatan literasi informasi yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan pada 19–20 Oktober 2026. Sasaran kegiatan mencakup guru, pustakawan sekolah, dan pegiat literasi yang berperan menyebarkan keterampilan mencari informasi kepada masyarakat.
Materi menempatkan pencarian referensi sebagai langkah awal yang harus diikuti pemeriksaan otoritas sumber, relevansi isi, dan ketepatan penggunaan informasi. Kemampuan tersebut diperlukan ketika peserta berhadapan dengan beragam dokumen digital yang belum tentu memiliki mutu dan asal-usul seragam.
Jumlah 100 orang merujuk pada peserta pembekalan, bukan pengukuran peningkatan kemampuan setelah pelatihan. Dampak kegiatan terhadap praktik literasi di sekolah dan perpustakaan masih memerlukan tindak lanjut di tempat kerja masing-masing.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh di lingkungan sekolah, perpustakaan, dan komunitas masing-masing. Informasi kegiatan dipublikasikan oleh Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi UIN Malang pada 20 Oktober 2026.