SURAKARTA — Tujuh dosen Universitas Sebelas Maret (UNS) tercantum dalam daftar World’s Top 2% Scientist 2026 berdasarkan data publikasi dan sitasi yang digunakan dalam pemeringkatan bibliometrik Stanford–Elsevier. Kabar tersebut telah diberitakan detikEdu pada 12 Oktober 2026 dan kembali dihimpun dalam koleksi berita 20 Oktober.
Para akademisi yang disebutkan adalah Nugroho Agung Pambudi, Wakhid Ahmad Jauhari, Agung Tri Wijayanta, Aditya Rio Prabowo, Ernoiz Antriyandarti, Zainal Arifin, dan Agung Irawan. Daftar tersebut menunjukkan keterwakilan dosen dari fakultas teknik, pendidikan, pertanian, dan pendidikan vokasi.
Cakupan bidang yang beragam
Bidang yang diwakili meliputi teknik mesin dan energi, teknik industri, agribisnis, hingga peternakan. Beberapa di antaranya berafiliasi dengan Fakultas Teknik dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, sementara lainnya berasal dari Fakultas Pertanian serta Sekolah Vokasi UNS.
Pemeringkatan bibliometrik seperti ini menggunakan sejumlah indikator untuk melihat pengaruh karya ilmiah yang telah tercatat dalam basis data, bukan penilaian langsung terhadap seluruh tugas tridarma. Perbedaan bidang ilmu, pola sitasi, dan panjang karier juga berpengaruh terhadap cara suatu capaian dibaca.
Capaian ini dapat menjadi salah satu petunjuk produktivitas dan visibilitas publikasi akademisi UNS. Tidak tersedia dasar untuk mengklaim seluruh penerima berada di urutan dua persen teratas dalam kualitas mengajar ataupun telah menghasilkan dampak sosial yang sama besar.