
Dosen dan mahasiswa Program RPL Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang bekerja sama dengan Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama (RSINU) Demak sukses menggelar Bakti Sosial Keperawatan Komplementer. Kegiatan ini berlangsung di Krajan Asri 2, Desa Wonosalam, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, pada Sabtu, 22 Februari 2025.
Acara ini turut dihadiri oleh Dekan FIK Unipdu, Direktur RSINU Demak, Kepala Puskesmas Wonosalam, Kepala Desa Wonosalam, serta kader posyandu lansia setempat.
Bakti Sosial Bertema Kesehatan Lansia
Dengan mengusung tema “Bersama Lansia yang Sehat dan Terawat Menjadi Hidup Bermartabat”, kegiatan ini bertujuan memberikan pelayanan kesehatan dan edukasi kepada masyarakat, khususnya para lansia di Desa Wonosalam.
Berbagai layanan kesehatan disediakan dalam kegiatan ini, antara lain:
✅ Promosi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya hidup sehat.
✅ Pemeriksaan kesehatan umum guna mendeteksi dini kondisi kesehatan lansia.
✅ Terapi komplementer seperti acupressure, bekam, dan hypno caring, yang telah terbukti membantu meningkatkan kesehatan secara holistik.
Dukungan dari Berbagai Pihak
Dekan FIK Unipdu, Dr. Hj. Masruroh Hasyim, S.Kep.Ns., M.Kes., menyampaikan bahwa bakti sosial ini adalah bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, terutama lansia.
“Kami ingin masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan mental melalui terapi komplementer yang terbukti bermanfaat,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur RSINU Demak, dr. H. Abdul Aziz, M.H.Kes., M.K.M.(ARS). HMC. CPCCP., menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang baik antara kampus dan rumah sakit dalam menyelenggarakan kegiatan ini.
“Semoga program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama bagi lansia yang membutuhkan perhatian lebih dalam hal kesehatan,” katanya.
Kepala Puskesmas Wonosalam, dr. Joko Purnomo Suko, juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini dan berharap program serupa bisa terus berlanjut.
Kepala Desa Wonosalam, Musthona’ Ahmad, turut mendukung penuh inisiatif ini dan mengajak warganya untuk memanfaatkan hasil dari bakti sosial ini guna meningkatkan kualitas kesehatan mereka.
Antusiasme Lansia dan Dampak Positif bagi Masyarakat
Para peserta, khususnya lansia, terlihat sangat antusias dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Sebagai bentuk keberlanjutan program ini, acara ditutup dengan penyerahan simbolis alat kesehatan kepada Kepala Desa Wonosalam, yang nantinya akan disalurkan ke posyandu lansia di desa tersebut.
Dengan adanya sinergi antara dunia akademik, tenaga kesehatan, dan masyarakat, kegiatan ini memberikan dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan kesadaran dan kualitas kesehatan masyarakat lansia di Wonosalam.