BANTEN — Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar, Khaerun Nisa Nuur, menjadi narasumber seminar nasional 'Isu-Isu Kontemporer Bahasa, Sastra, dan Budaya Arab' di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Seminar diselenggarakan oleh Ittihad Aqsam al-Lughah al-Arabiyah wa Adabiha (IQLAB). Kegiatan tersebut mempertemukan akademisi, peneliti, dan pemerhati kajian bahasa dan sastra Arab dari berbagai perguruan tinggi untuk membicarakan dinamika pembelajaran serta isu keilmuan yang berkembang.
Memperkuat diskusi lintas kampus dalam studi bahasa Arab
Partisipasi Khaerun Nisa Nuur menjadi bagian dari kontribusi Jurusan BSA UIN Alauddin dalam forum ilmiah lintas kampus. Selain berbagi pandangan, forum memberikan kesempatan memperluas hubungan kelembagaan dan mengenalkan pengalaman pengembangan program studi kepada peserta dari institusi lain.
Isu kontemporer dalam studi bahasa Arab berkaitan dengan kebutuhan mempertemukan pendekatan linguistik, kesusastraan, pemahaman budaya, serta perubahan lingkungan pembelajaran. Forum nasional menyediakan ruang untuk mempertimbangkan persoalan-persoalan tersebut dari beragam latar akademik.
Jurusan BSA juga mengikuti rangkaian kerja IQLAB di Banten pada 15–17 Oktober. Kegiatan rapat kerja itu bertujuan memperkuat koordinasi antarpengelola jurusan dan program studi bahasa Arab, termasuk peluang sinergi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurut publikasi resmi fakultas tanggal 23 Oktober, kegiatan seminar berlangsung di Banten, bukan di Makassar. Publikasi itu tidak memberikan daftar puluhan makalah, penelitian linguistik korpus digital tertentu, ataupun bukti presentasi filologi manuskrip Arab-Melayu; informasi tersebut tidak dijadikan bagian dari klaim hasil seminar.
Keikutsertaan dosen UIN Alauddin dalam seminar nasional menunjukkan bagaimana forum profesi dan akademik dapat memperkuat jejaring keilmuan. Kelanjutan kerja sama dan hasil riset bersama masih perlu mengikuti agenda serta publikasi resmi penyelenggara berikutnya.