BANDUNG — Institut Teknologi Bandung (ITB) dan PT Bank Mandiri Taspen menandatangani nota kesepahaman mengenai peluang kerja sama literasi keuangan, pengembangan sumber daya manusia, persiapan masa pensiun, dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penandatanganan berlangsung di Gedung Rektorat ITB pada 14 Oktober 2026.
Nota kesepahaman ditandatangani Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Pengembangan ITB Agus Jatnika Effendi bersama Direktur Transformasi dan Pengembangan Usaha Bank Mandiri Taspen Noer Fajrieansyah. Keduanya membahas bidang yang dapat dikembangkan menjadi program kolaboratif.
Program nyata masih memerlukan tindak lanjut
Agus menilai pendidikan keuangan bagi mahasiswa penting untuk membangun kebiasaan merencanakan dan mengelola keuangan sejak dini. Penyampaian materi dinilai perlu menggunakan pendekatan yang dekat dengan kebutuhan generasi muda agar lebih mudah dipahami.
Selain mahasiswa, kerja sama diarahkan untuk membuka kesempatan pembekalan bagi dosen dan tenaga kependidikan yang mempersiapkan masa pensiun. Aspek yang dibicarakan tidak hanya keuangan, tetapi juga kesiapan psikologis serta kemungkinan menjalankan kegiatan produktif setelah purnatugas.
Bank Mandiri Taspen memperkenalkan inisiatif 'Life Begins After Forty' yang mendorong persiapan masa pensiun sejak usia 40 tahun. Program tersebut merupakan contoh pendekatan bank terhadap layanan pensiun dan kewirausahaan, bukan bukti bahwa seluruh kegiatan pendampingan bersama ITB telah dilaksanakan.
ITB turut melihat potensi hubungan dengan Sekolah Bisnis dan Manajemen untuk pengembangan usaha, transformasi digital, dan penguatan kapasitas UMKM. Bentuk kegiatannya dapat dibahas lebih lanjut melalui pelatihan, pengabdian kepada masyarakat, atau pendampingan usaha sesuai rencana bersama.
Rilis resmi ITB menegaskan bahwa tindak lanjut masih diharapkan setelah penandatanganan nota kesepahaman. Karena itu, kemitraan tidak dinyatakan telah menyalurkan pembiayaan mikro atau menugaskan mahasiswa mendampingi UMKM secara luas; informasi pelaksanaan program perlu menunggu pengumuman berikutnya.