KOLAKA — Enam akademisi dan tenaga ahli Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar terlibat dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Kolaka melalui kerja sama swakelola dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Keterlibatan tim kampus ini mempertemukan keahlian akademik dengan kebutuhan penyusunan dokumen perencanaan ruang daerah. RDTR digunakan untuk merinci arahan pemanfaatan ruang dan menjadi salah satu acuan dalam proses penataan wilayah.
Tim ahli dari Fakultas Teknik
Tim dipimpin Fathurrahman Burhanuddin sebagai ketua tim atau team leader. Anggota lainnya ialah M. Nurhidayat, Nini Apriani Rumata, Nurhikmah Padiyatu, Soemitro Emin Praja, dan Multazam Mustadjab.
Informasi kegiatan menyebut keterlibatan akademisi dan tenaga ahli dalam perumusan materi teknis RDTR Kabupaten Kolaka 2. Kegiatan pembahasan dilakukan bersama unsur pemerintah daerah serta pihak terkait dalam proses perencanaan.
Menimbang pengembangan ekonomi dan fungsi ekologis
Ruang lingkup dokumen mencakup pengembangan Kawasan Perkotaan Samaturu serta Kawasan Minapolitan Latambaga. Kedua kawasan memerlukan perencanaan yang mempertimbangkan aktivitas ekonomi, karakter wilayah, dan kepentingan lingkungan.
Dalam penyusunan tersebut, perhatian diberikan pada hubungan antara kebutuhan investasi melalui sistem Online Single Submission (OSS) dan pelestarian fungsi ekologis, terutama pada kawasan pesisir.
Kolaborasi penyusunan RDTR menjadi salah satu bentuk penerapan keahlian perguruan tinggi di luar kegiatan pembelajaran. Masukan akademik diharapkan dapat membantu proses perencanaan tata ruang yang lebih terukur dan relevan dengan kondisi daerah.