PURWOKERTO – Universitas Amikom Purwokerto membekali siswa SMK Telkom Purwokerto dengan keterampilan produksi aset 3D berbasis Artificial Intelligence (AI) sekaligus pemahaman mengenai pengelolaan proyek di industri kreatif.

Pelatihan yang digelar pada 12 Agustus 2026 tersebut merupakan bagian dari program Amikom Mitra Masyarakat. Sebanyak 30 siswa mengikuti kegiatan bertema “Peningkatan Kompetensi Profesional Siswa SMK melalui Pelatihan Produksi Aset 3D dan Penyusunan Product Requirement Document Berbasis Industri Kreatif.”
Dani Arifudin, M.Kom. hadir sebagai pemateri dengan didampingi tim mahasiswa Universitas Amikom Purwokerto.
Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman kepada siswa mengenai pemanfaatan AI dalam proses produksi aset digital. Selain kemampuan teknis, siswa juga diperkenalkan dengan mekanisme kerja profesional yang digunakan dalam industri kreatif.
Siswa Mengenal AI untuk Produksi Aset 3D
Dalam sesi praktik, siswa diperkenalkan dengan sejumlah platform AI yang dapat membantu proses produksi aset 3D, antara lain Tripo AI, Meshy AI, dan Seedance.
Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya mengenal teknologi AI secara teoritis, tetapi juga mempelajari bagaimana teknologi tersebut dapat menjadi bagian dari workflow produksi kreatif.
Pemanfaatan AI dalam produksi aset 3D dapat mendukung proses eksplorasi ide, pengembangan konsep, hingga pembuatan aset digital secara lebih efisien.
Meski demikian, materi pelatihan tidak hanya berfokus pada kemampuan menggunakan teknologi. Siswa juga diarahkan untuk memahami kebutuhan proyek dan standar kerja profesional dalam menghasilkan sebuah produk digital.
Belajar Pengelolaan Proyek Industri Kreatif
Pelatihan juga memberikan gambaran mengenai mekanisme pekerjaan jasa di industri kreatif. Siswa diperkenalkan dengan tahapan bagaimana sebuah proyek direncanakan, disepakati, dikerjakan, hingga diserahterimakan kepada klien.
Selain membahas Product Requirement Document (PRD), siswa juga diperkenalkan dengan sejumlah dokumen yang digunakan dalam proses kerja profesional.
Dokumen tersebut meliputi Project Proposal, Surat Perjanjian Kerja Sama, TimeFrame Mapping & Quotation, Licensing, serta Berita Acara Serah Terima (BAST).
Melalui materi tersebut, siswa mendapatkan gambaran bahwa pekerjaan di industri kreatif tidak hanya membutuhkan kemampuan membuat produk. Pengelolaan proyek, penyusunan kebutuhan pekerjaan, penentuan waktu dan biaya, pemahaman mengenai lisensi, serta proses serah terima juga menjadi bagian dari pekerjaan profesional.
Mempersiapkan Siswa Menghadapi Industri Kreatif Digital
Pelatihan produksi aset 3D berbasis AI ini diharapkan dapat memperluas wawasan siswa mengenai perkembangan industri kreatif digital dan peluang pemanfaatan kecerdasan buatan.
Kegiatan tersebut juga menjadi upaya untuk mendekatkan pembelajaran siswa dengan praktik kerja yang dibutuhkan di dunia industri.
Dengan demikian, siswa tidak hanya memperoleh keterampilan teknis dalam produksi aset digital, tetapi juga pemahaman mengenai pengelolaan proyek, etos kerja, dan profesionalisme.
Program Amikom Mitra Masyarakat tersebut menjadi bagian dari upaya Universitas Amikom Purwokerto dalam mendukung peningkatan kompetensi siswa SMK agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi serta memiliki kesiapan memasuki dunia kerja maupun mengembangkan peluang usaha di sektor industri kreatif digital.

