BANJARMASIN — Dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat (FKIK ULM), Bernadetta Germia Aridamayanti, meraih Juara II kategori Dosen Pendamping Paling Aktif dalam Anugerah Abdidaya PPK Ormawa 2026. Capaian tersebut menjadi bagian dari enam penghargaan yang diperoleh kontingen ULM dalam kegiatan nasional di Universitas Muslim Indonesia, Makassar.
Rektor ULM Iwan Aflanie menyampaikan bahwa rangkaian penghargaan mencerminkan kontribusi bersama mahasiswa, dosen pendamping, dan perguruan tinggi. Menurut laporan ANTARA tanggal 28 Oktober, universitas berkomitmen memperkuat dukungan agar program organisasi mahasiswa tetap memiliki manfaat sesudah periode pelaksanaan utama.
Enam penghargaan untuk kontingen ULM
Penghargaan Bernadetta memberi perhatian pada keaktifan dosen mendampingi kegiatan mahasiswa. Dalam PPK Ormawa, pendampingan dibutuhkan sejak pengenalan kebutuhan mitra, penyusunan rencana kerja, pelaksanaan kegiatan lapangan, hingga evaluasi bersama komunitas yang terlibat.
Selain penghargaan untuk Bernadetta, ULM menerima Juara III Perguruan Tinggi dengan Keberlanjutan Program Terbaik dan Juara II Poster Paling Inovatif melalui HIMA Psikologi FKIK. Kategori tersebut menilai berbagai aspek penyelenggaraan serta komunikasi kegiatan organisasi kemahasiswaan.
PIKMA Humanis Philia FKIK ULM meraih Juara III Video Paling Kreatif. Sementara itu, HIMA Keperawatan FKIK mendapatkan dua penghargaan, yakni Juara III Stand Expo Terlengkap dan Juara IV Tim dengan Perencanaan Keberlanjutan Paling Terukur.
Rektor meminta dosen terus melakukan pendampingan dan melaporkan perkembangan program kepada pimpinan. Langkah ini relevan agar pengalaman mahasiswa berinteraksi dengan masyarakat dapat terdokumentasi dan menjadi bahan perbaikan kegiatan pengabdian berikutnya.
Laporan resmi yang tersedia tidak merinci angka penurunan stunting atau hasil intervensi kesehatan tertentu sebagai dasar penghargaan Bernadetta. Oleh sebab itu, capaian yang terkonfirmasi adalah predikat dosen pendamping dan lima penghargaan lain untuk kontingen ULM, bukan ukuran dampak klinis jangka panjang.